Jumat, 30 Agustus 2013
CERPEN LUCU
COWOK IDAMAN
Cewek : “Mas kerja dimana?”
Cowok : “Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali…”
Cewek : “(Wow…Konglomerat pasti!)… Mas tinggal dimana?”
Cowok : “Pondok Indah Bukit Golf…”
Cewek : “(Wow kereenn…Rumah orang-orang “The Haves”) Pasti gede rumahnya yah…?”
… Cowok : “Ngga ah…Biasa aja koq…cuma 3000 m2…”
Cewek : “(Busett!) Pasti mobilnya banyak yah…?”
Cowok : “Sedikit koq…Cuma ada Ferrari, Jaguar, Mercedes, BMW, Mazda…”
Cewek : “(Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri…?”
Cowok : “Hmm…Sampai saat ini belum tuh…hehe…”
Cewek : “(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya…) Mas merokok??”
Cowok : “Tidak…rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh…”
Cewek : “(Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?”
Cowok : “Tidak donk…”
Cewek : “(Gilee…Cool abizz!!) Mas suka judi??”
Cowok : “Nggak…ngapain juga judi ngabisin duit aja”
Cewek : “(OoOhh…So sweett…) Mas suka dugem gitu ga??”
Cowok : “Tidak tidak…”
Cewek : “(Iihh…sholeh banget nih cowokk!) Mas udah naik haji?”
Cowok : “Yah…baru 3x dan umroh paling 6x…”
Cewek : “(Subhanallah…calon surgawi…) Hobinya apa sih mas?”
Cowok : “Bohongin orang……”
PEROKOK DAN ANTI ROKOK
PR : Perokok
BP : Bukan Perokok
PR mengeluarkan sebungkus rokok dari kantung celananya bermaksud untuk menawarkan kepada orang sebelahnya
PR : Mau rokok mas?
BP : oh tidak,, terimakasih
BP merasa tergugah, dan ingin memberi arahan kepada si PR supaya tidak merokok, lantas mulailah si BP mengawali pembicaraan
BP : sehari habis berapa batang rokok mas?
PR : Biasanya sih 2 bungkus
BP : sebungkus harganya berapa mas?
PR : 10.000
BP : mas udah berapa tahun ngerokok?
PR : kurang lebih 20 tahun
BP : begini saya kasih gambaran, 1 bungkus harganya 10ribu, satu hari mas habis 2 bungkus, jadi 20.000. kalo satu bulan jadi 20.000 x 30 = 600.000. jadi kalo satu tahun berarti 600.000 x 12 = 7.200.000 , kalo anda udah 20 taun ngerokok berarti 7.200.000 x 20 = 144.000.000.. wahh seharusnya kalo mas gak merokok udah bisa beli mobil tuh!
PR : saya juga kasih gambaran!
BP : silahkan
PR : mas perokok atau tidak?
BP : tidak. itu haram bagi saya
PR : LAH? NAPE LO NAIK BUS? MOBIL LO MANA???
BP : $#^@ X!!? + == D @^-*(%)
Einstein Vs Mr. Bean
Suatu hari Einstein dan Mr.Bean ga sengaja ketemu di sebuah taman. Einstein sedang merasa bosan, Mr.Bean pun sedang terlihat santai, lantas Einstein mengajak Mr.Bean bermain sebuah permainan.
Einstein: Bean, kita maen yu.. Permainannya gini, gw kasi pertanyaan ke u, kalo u gabisa jawab, u kasi gw $1 aja. Nah, kalo u ngasi pertanyaan ke gw dan gw gabisa jawab, gw kasi u $1000
Mr.Bean: yayaya (dengan muka khasnya yg tersenyum)
Einstein: Gw dulu ya.. Pertanyaannya.. Berapa jarak dari bumi ke bulan?
Mr.Bean: Hehehe, (langsung merogoh kantongnya dan memberi $1 dan diberikannya uang itu ke Einstein)
Dan sekarang giliran Mr.Bean bertanya
Mr.Bean: My turn… Apakah yang saat naik ke atas bukit menggunakan 3 kaki, dan saat turun menggunakan 4 kaki?
Lalu Einstein dengan cekatannya membuka semua buku yg ada di tasnya, bertanya kepada kolega2nya, rekan2nya, berpikir keras. Tetapi setelah 1 jam berlalu, akhirnya dia menyerah
Einstein: Nih (memberikan $1000 sambil garuk2 kepala)
Mr.Bean: Hehehe (tawa khas Mr.Bean)
Lalu Bean pun hendak pergi dari taman itu
Einstein: Eh tunggu dulu, Bean. Emang jawabannya apa si?
Mr. Bean: hohoho… (lalu dia merogoh sakunya dan memberikan Einstein $1). Gw juga gatau..
Lalu Bean pun pergi meninggalkan Einstein
Teknologi Canggih
3 Orang tengah terdiam menikmati kehangatan sauna, yaitu orang dari Amerika, Jepang dan Indonesia. Keheningan didalam ruangan sauna dipecahkan oleh bunyi, ..bip,…bip,….bip…… Orang Amerika membuka telapak tangan kirinya, dan membaca tulisan yang tertulis ditelapak tangannya itu. Dua rekan se ‘sauna’nya dengan kagum melihat tulisan yang muncul ditelapak tangan orang Amerika tersebut.
“Oh, telapak tangan saya telah ditanamkan chips, saya dapat langsung menerima pesan SMS tanpa alat , SMS nya langung tampil ditelapak tangan saya,…” ujar si Amerika ketika melihat kedua rekannya bengong.
Sesat kemudian terdengar dering telepon, orang Jepang mengangkat tangan kanannya, jempol didekatkan ke telinga sedangkan jari kelingking kebibirnya, “Oh maaf, saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara melalui 2 jari saya tanpa menggunakan HP” kata si Jepang.
Melihat semua itu, orang Indonesia mulai gugup, Apa yang bisa saya tunjukkan untuk mengalahkan orang orang ini? pikirnya. Karena stress, keinginannya untuk buang air besar tidak tertahankan lagi.
Usai buang air, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh bokongnya dengan kertas toilet, seuntai kertas toilet masih berjuntai di belahan bokongnya.
Dengan keheranan orang Jepang dan orang Amerika menunjuk ke untaian kertas ‘sisa’ tsb dan berkata: “Kertas apa itu yang tergantung dibokong anda…?”
“Oh maaf, saya baru terima Fax..” jawab orang Indonesia tersebut.
Einstein: #$%^(*&^”?>!!
MOTIVASI CINTA

-Tulusnya cinta, meski tak lagi bersama, kadang rasa benci hadir dalam dada, kamu tetap tak pernah melewatkan seharipun tanpa merindukannya. .
-Ketika kamu mencintai, jujurlah pada diri. Jadi diri sendiri, jangan biarkan mereka jatuh cinta pada seseorang yg bukan dirimu. .
-Banyak wanita jatuh cinta pada pria yg salah, hanya karena wanita mudah percaya apa yg dikatakan pria tersebut adalah hal yg benar. .
-Cinta tak hanya sekedar kata. Cinta harus ditunjukkan dalam tindakan nyata, karena cinta butuh sesuatu yang bisa dipercaya. .
-Jangan menuntut ingin dicintai apa adanya jika kamu masih memberi syarat kepada seseorang yang mencintaimu. .
-Cinta mampu menerima kekurangan. Dan cinta ada untuk saling melengkapi kekurangan. .
-Bukan hanya bahagia dan tawa, tapi derita dan air mata juga bagian dari cinta. .
-Terkadang kamu tahu bahwa kamu mampu menghindari rasa sakit, namun kamu juga sadar bahwa cintamu lebih berarti dari rasa sakit. .
-Tak ada yang lebih kuat dari cinta sejati. Kamu harus percaya untuk saling memahami, dan kamu harus memahami untuk saling percaya. .
-Cinta kasih adalah perasaan hati, yang harus diungkapkan dengan hati, bukan hanya dengan rayuan atau pujian. .
-Ketika kamu mencintai seseorang, berusahalah cintai kekurangannya, bukan hanya mengubahnya seperti yang kamu mau. .
-Kadang tak peduli seberapa sakit seseorang melukaimu, kamu tetap bertahan, karena akan lebih menyakitkan jika kamu kehilangannya. .
-Cinta adalah sesuatu yg sulit dikendalikan. Kadang ketika kamu berpura-pura tuk tak peduli, akan membuatmu lebih merindukannya. .
-Jangan pernah berdusta pada dia yg kamu cinta. Kejujuran mungkin menyakitkan, tapi kebohongan menghancurkan segala. .
-Ketika dua hati saling tulus mencinta, mereka akan selalu temukan cara tuk tetap bertahan, tak peduli betapa sulitnya tuk terus bersama. .
-Terkadang, meski tahu bahwa kamu bisa hidup tanpa dia yg kamu cinta, kamu terus meyakinkan dirimu bahwa kamu tak menginginkan hal itu. .
-Cinta tak datang dari tatapan mata, namun dari permintaan hati. Karena cinta dari hati, yang tak sempurna akan jadi sempurna. .
-Jgn berkata kau mencintai seseorg jika kau tdk pernah menangis, berdoa, & berjuang utk menjadikannya bagian dri hiidupmu. .
-Dalam cinta, kamu bisa berpura-pura tak peduli, tapi sebenarnya kamu tahu, hal sekecil apapun yang dia lakukan terkadang bisa menyakiti. .
-Dalam cinta, kamu mungkin mencintai yg salah, menangis tuk alasan yg salah, tapi semua itu membantumu menemukan dia yg tepat. .
-Cinta tak pernah mensyaratkan kesempurnaan. Karena cinta adalah menerima, memahami, dan rela berkorban demi kebahagiaan bersama. .
-Cinta bisa membuat bahagia, cinta juga bisa membuatmu terluka. Maka jika kamu ingin bermain cinta, kamu harus siap untuk menerima keduanya. .
-Jangan takut mencinta hanya karena kamu pernah terluka. Rasa sakit membantumu dewasa. Maafkan, pelajari, dan kembali melangkah. .
-Terkadang kamu memilih tuk sendiri, karena tak kamu temukan seseorang yg mampu mencintaimu sebaik kamu mencintai dirimu sendiri. .
-Dia yg tulus mencintaimu takkan berjalan di depanmu, atau tertinggal di belakangmu. Dia akan selalu berjalan di sampingmu. .
-Mereka yg mencintaimu slalu ingin yg terbaik untukmu, hanya saja cara mereka bukan slalu yg terbaik. .
-Dalam cinta, tak perlu dia yg berkata bersedia MATI untukmu, karena yg kamu butuh dia yg bersedia HIDUP bersama denganmu .
-Kau selalu bsa mempercayai tanpa hrus mencintai, tpi kau tdk akan prnh bsa mencintai tanpa mempercayai. .
-Cinta memberimu alasan tuk tersenyum, momen indah tuk ditertawakan, tapi cinta jg memberimu kenangan yg tak pernah bisa dilupakan. .
-Hanya karena kamu tahu dia mencintaimu, tak berarti kamu harus berusaha mencintainya. Jujurlah drpda akhirnya seseorang akan terluka. .
-Dalam cinta, terkadang kamu harus belajar tuk melupakan apa yg kamu rasakan dan mulai menemukan apa yg pantas kamu dapatkan. .
-Berapa Besar ukuran CINTA? Sebesar PERJUANGAN kita untk MEMPERTAHANKAN nya. .
Minggu, 04 Agustus 2013
SEDIH
-Mungkin, seperti inilah takdir penyair. .
engkau menoreh luka, dan aku menulis sajakny. .
-Aku mencintai luka, guru terbaik mengenal bahagia. .
Aku mencintai kamu, guru terbaik untuk keakuanku. .
-Andai aku bisa mengulang sebuah kata yang tidak pernah terucap saat aku ada disampingmu, kata itu adalah AKU MENYAYANGIMU. .
-Hilang sudah seseorang yang telah menjadi pelipur lara. .
Menjadi penerang dalam gelap. .
Menjadi udara dalam nafasku dan menjadi harap dalam impiku. .
-Terkadang,di balik SENYUMAN seseorang, adalah LUKA yang dia pendam. .
-Luka terdalam adalah yang tak terlihat oleh mata. .
kesedihan terdalam adalah yang tak terucap oleh kata-kata. .
-Kadang kamu memilih tuk terlihat bahagia, karena tak ingin menjelaskan mengapa kamu bersedih pada mereka yang bahkan tak berusaha tuk mengerti. .
-Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis. .
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti. .
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba. .
-Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sambil berkata ,
" Aku turut berbahagia untukmu "
-Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati daripada air mata yang keluar dari mata kita. .
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus, Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu yang bekasnya tidak akan pernah hilang. .
-Hati ini memang sakit saat kau kianati. .
Hati ini memang rapuh saat kau meninggalkanku. .
Namun hati ini berterima kasih kau telah mengenalkan arti dari patah hati. .
-Waktu memang tidak akan pernah bisa kembali. .
Namun hati ini berbeda. .
Selalu siap untuk kembali jika kamu memintanya untuk kembali. .
Rabu, 24 Juli 2013
GALAU
Kepada ibu yang telah melahirkanku
Maaf, karena ku belum bisa mengukir bahagia diwajah tuamu..
maaf, karena ku blm bisa menanam bangga dalam hatimu..
maaf, untuk semua air mata yang kau tumpahkan karena ku..
maaf, karena ku blm mampu menghapus beban ditubuh lelahmu..
ibu terimakasih untuk cinta dan ketulusan do'amu...
Ku selalu sayang Ibu
====================================================================
Kau dtang mngisi htiku yg saat itu ksong..
Kau bwt hari" ku kian indah,
Dg prhatian dan ksih syang, kau jga qw,
Tak prnh sdikitpun kau brani mnyentuhku..
Kau laki" yg sngguh brbeda,,
tp knp kni kau tk lg d si" ku..?
Qw mrindukn sosok drmu...
====================================================================
Mungkin bagimu aku hanyalah secarik tissue yang kau gunakan untuk mengusap air matamu..dan tak lebih dari itu!
====================================================================
Jika kehadiranku hanya
menyakitkanmu..
menyedihkan mu..
memalukanmu..
mengecewakanmu..
beri tau aku..agar aku
membahagiakanmu..
dengan menjauh darimu..
====================================================================
Bila aku tak berujung denganmu..
biarkan kisah ini kukenang selamanya..
Tuhan tolong buang rasa cintaku
jika tak Kau ijinkan aku bersamanya..
====================================================================
Kasih...
aku rindu padamu..saat aku sedih..
aku rindu padamu...saat aku sendiri..
tetapi
aku paling merindukanmu...saat aku bahagia..
====================================================================
Sepi ku rasa tanpa bayangmu
Sepi ku rasa tanpa rasa cintamu
Perih hati menahan sakit
Namun ku hanya mampu diam tuk coba lupakanmu
Pernah rasa tuk coba pergi
Meninggalkan cerita kisah kita berdua
namun itu malah buatku Sepi
Buatku rasa sesak dihati....
Mampukah aku tanpamu?
====================================================================
kata kata galau
Penghianatan itu adalah hal yang menyakitkan...
Begitu sakit rasanya terkhianati..
Apalagi dikhianati oleh sahabat sendiri..
====================================================================
Ingat dulu waktu aku belajar mencintamu, menyibukan hari-hari bersamamu.
Berusaha selalu mmebuatmu nyaman dan peka, Coba ingat dulu Siapa orang pertama yang membuatmu tertawa lepas? kamu bilang itu aku. Tapi ternyata kenyataan tak berpihak kepadaku, kamu mencintai orang lain, hanya saja karna dia lebih Materi dan derajat dariku, apakah ini adil?
====================================================================
Semua yang ku lewati sekarang, seperti mimpi. Berlalu dengan cepat, semua yang ku pertahankan sekarang hilang, isak tangis setiap malam, merintih sakit yang tak pernah padam.
Sekarang kau berhasil membuatku jatuh, berhasil membuatku hancur. entah kemana secercah harapan yang kupunya dulu.
====================================================================
Ketika rasa cinta itu memudar, rasa benci mulai menyelimuti dan peduli di gantikan tega. Haruskah aku melakukannya hanya untuk menunjukan aku lebih mampu menghancurkanmu dan tak peduli rasa sakit yang mungkin takkan bisa kamu obati?
====================================================================
Aku memang kurang segalanya, tapi setidaknya kasih sayang ini cukup untuk membuatmu bahagia walaupun tak sepenuhnya.
====================================================================
Cinta sejati adalah ketika dia yang kamu cinta tak lagi mempedulikanmu, tapi kamu masih menunggunya dengan setia...
====================================================================
Setidaknya aku sempat memilikimu, saat kau tinggalkan aku masih sanggup tersenyum.
saat kamu melangkah pergi aku masih sanggup melambaikan tangan dan berkata selamat jalan. :')
Dan jika suatu hari nanti kamu tidak ingat aku lagi, buatlah aku tidak pernah ada di masalalumu.
====================================================================
Kata kata galau cinta
Aku selalu menganggap yang pernah hadir temani aku adalah yang terbaik meski akhirnya ada sakit yang tertinggal. Aku tak pernah membandingkan satu dengan yang lainnya karena aku pun tidak mau di bandingkan. Setiap manusia itu istimewa karena di ciptakan sebagai penyeimbang dan pelengkap satu sama lainnya.
====================================================================
Ketulusan cinta itu bukan di cari tapi di resapi. Kamu ga bakal sadar seseorang dengan tulus mencintaimu saat ia masih bersamamu. Tapi saat ia hilang, kamu akan menyadari seberapa tulus ia mencintaimu.
====================================================================
Jangan pernah berbohong dan berkata kamu mencintai seseorang padahal sebenarnya tidak, bahkan dengan alasan takut menyakiti hatinya. Kebohongan kamu hanya akan lebih menyakitinya, terutama ketika ia menyadari kebenaran isi hati kamu. Kamu juga menjerumuskan diri dalam hubungan yang tidak membuat kamu bahagia.
====================================================================
Setiap detik yang kulalui semakin dekatkan aku pada kematian. Bila waktu telah berakhir untukku, kau tahu sahabatku, teman sejatiku adalah amal dan semoga saja kalian menjadi bagian amal yang baik. Dan kamu sayangku, semoga jadi penuntunku saat aku mengucapkan dua kalimat syahadat di saat aku sakratul maut.
====================================================================
Sabtu, 22 Juni 2013
[Kisah Nyata] Dalam Hidup, Aku Menangisi Adiku 6 kali.
Aku adalah seorang perempuan yang dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil.
Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik,tiga tahun lebih muda dariku.
Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut didepan tembok, dengan sebuah tongkat bambu ditangannya. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”
Dia mengangkat tongkat bambu itu tinggi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!”
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi.
Ayah begitu marahnya sehingga ia terus-menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.
Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal
memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”
Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung.
Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.
Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku.
Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.
Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus.
Saya mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik… hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?” Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku. ” Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!”
Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”
Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.
Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimimu uang.” Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang.
Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.
Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai
ke tahun ketiga (di universitas).
Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!"
Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh,seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?”
Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?”
Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga!
Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu…”
Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.
Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih dimana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!”
Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”
Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan
sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya.
“Tidak,tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.
Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.” Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut.
Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. Suatu hari, adikku di atas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?” Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah, “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!”
“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku.
Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.
Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab,“Kakakku.”
Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sendoknya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”
Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.
[Kisah Nyata] Maafkan Aku belum sempat Memanggilmu Ayah. .
(Kisah sedih ini terjadi di negara china)
Ayah kandungku meninggal dunia, ketika aku berumur dua tahun. Ia meninggalkan aku, ibuku, dan adikku yang baru berusia 6 bulan.
Kami hidup di desa terpencil. Belum ada listrik di desa kami, hanya orang mampulah yang sudah mengenyam listrik di sini, berbeda dengan keluargaku. Ayahku hanya petani desa dan ibuku hanya membantu panen ayahku jika musim panen tiba. Tapi, setelah ayahku meninggal tak ada lagi yang bisa kami gantungkan.
Singkat cerita, setelah 2 tahun ibukku menjanda dan mengurus aku dan adikku sendirian. Ada seorang lelaki tinggi kekar berbadan tegap dengan membawa sebuah alat penghisap rokok kuno datang dan ku tahu ia bermaksud menyunting ibukku dan hendak menikahinya. Lelaki asing ini sama sekali belum pernah aku liat sebelumnya.
Keesokan harinya, rumahku ramai sekali, aku tidak mengetahui jika itu adalah pesta pernikahan. Semua orang berkumpul, ibuku dan lelaki itu tampak cantik dan tampan sekali.Aku hanya tersenyum dan menyandangkan bahuku kepada Paman yang duduk di depan teras.
Ia berkata, sekarang lelaki itu ayah barumu. Sontak aku terkaget dan bangun dari dada paman, aku tak mengerti arti perkataan paman itu dan paman hanya tersenyum pahit melihatku.
Lelaki itu menikahi ibuku, dan lantas menjadi ayah tiriku. Ia bertanggung jawab pada penghidupan kami. Dia bekerja seperti halnya ayah kandungku, hanya seorang petani padi yang untung pada bulan panen saja. Hubungan kami dingin, tak layak seperti seorang ayah dan anaknya. Aku tahu ia tak seperti ayah tiri seperti yang ada di dongeng, bahkan ia sangat menyayangiku.
Suatu hari, aku pulang sekolah dengan sangat lelah. Sekolahku berjarak dua kilometer dari rumah dan harus berjalan kaki. Sesampainya aku dirumah, aku memanggil ibu dan tak ada jawaban. Aku mulai panic dan kulihat ibukku menangis meraung-raung di depan jemuran pakaian dan meremas-remas perutnya. Aku semakin panic, sakit maagh ibuku kambuh. Di rumah hanya adikku, ia sedang menggoreng tempe untuk makan siang kami sedangkan ayah tiri sedang berada di sawah.Aku menyuruh adikku menyusul si ayah tiri, sesaat kemudian ia dan adikku datang dengan tergesa-gesa. Dengan kaki berlumuran tanah dan bahkan tanpa alas kaki, ia berlari ke kamar dan langsung menggendong ibuku dan membawanya ke tempat mantri. Aku dan adikku menunggu ibu di rumah dengan cemas, aku berpikir mengapa ayah tiri begitu perhatian dengan ibu. Apa mungkin hanya ibu saja ia begitu ?
Tak lama kemudian ibu dan ayah tiri pulang, ibu tersenyum dan menyuruhku mengambil penghisap rokok ayah tiri di sawah yang tertinggal. Aku hanya menuruti saja, karna hari memang sudah mulai malam. Tanpa hirau ku ambil sandal jepit lusuhku dari sisi kayu-kayu bakar dan mulai berjalan. Belum genap aku berjalan jauh, ada lelaki yang memanggilku dari kejauhan. Ternyata ayah tiri berdiri dan mulai mendekatiku.
“mau apa kamu ? sudah biar saya yang ambil” ia berkata sembari menepuk pundakku. Aku hanya mengangguk dan berputar arah dan kembali ke rumah. Dalam hatiku baik sekali ia, ia sudah terlalu lelah di sawah lalu sempat mengurus ibu dan sekarang berniat mengambil penghisap rokok kesayangannya di sawah.
Dari dulu sampai sekarang aku memang benci dengan asap rokok. Sampai pada suatu hari aku berniat untuk menyembunyikan penghisap rokok milik ayah tiri dan berniat tak akan mengembalikannya. Setelah itu, ayah tiri tampak tak bergairah dan gelisah beberapa hari ini. Akhirnya setelah beberapa hari itu aku mengaku dan mengacungkan penghisap rokok itu pada ayah tiri, dan tiba-tiba ia menampar pipi kiriku hingga membekas, ia juga tampak sangat marah dan terlihat wajah kesal serta kecewa darinya.
Aku menangis dan berlari pada ibu, ibu memelukku dan berkata penghisap rokok itu nyawa ayahmu lain kali yang sopan. Aku tak mengerti apa yang baru saja ibu katakan.
Ayah tiri langsung pergi dan menyalakan api pada penghisap itu dan duduk di depan teras. Aku menghampiri nya dan mengintip lewat kaca saja apa yang ia lakukan.
Ku perhatikan ia dengan seksama, lewat kepulan-kepulan asap yang kubenci itu berlinanglah air mata pada pipinya. Aku tak tau, mengapa ia menangis seperti itu. Sekilas aku melamun, tanpa kusadari adikku sudah berada di sampingku dan menyodorkan buku tulis lusuh serta pensil sebesar kelingking padaku. Ia menyenggolku,sontak aku terkejut dan jatuh terduduk di lantai pasir rumahku.
“kak nomer ini bagaimana?” Tanya adikku dengan menunjuk soal nomer 3 yang ada di buku tulisnya.
Ku rebut buku itu dan menyuruhnya masuk kekamar, aku akan menyusulnya.
Tatapan ayah tiri begitu bermakna, ia menatap awan senja dengan sesekali menghisap dan menyemburkan asap itu. Tatapan misteri, seorang ayah tiri yang hebat dan perkasa. Terkadang tatapan itu berubah seperti tatapan penuh dosa dan derita, derita panasnya matahari saat di sawah, derita hutang yang ia tanggung untuk keluarga yang ia naungi. Sekilas ia juga mengusap pipi lusuhnya dan menyeka keringat yang ada di dahinya yang berkerut.
Kerutan-kerutan tragis yang seolah menggambarkan beberapa kebutuhan pokok yang belum terpenuhi keluarga dan harus ia penuhi. Sebagian peluh itu terjatuh membasahi kausnya, kaus lusuh berwarna putih kesayangannya yang sudah tak berbentuk. Banyak sekali yang sobek dan kumuh.
Rasanya berat sekali beban yang di timpanya. Tetapi ia tetap tegar, tegap, dan kokoh layaknya ayah kandungku.
Baru kusadari, selama hampir 12 tahun ibu menikah dengannya aku belum pernah sekalipun memanggilnya ayah, aku hanya memanggil eh atau woi padanya.
***
Besok ada hari kelulusanku dan sudah waktunya aku untuk melanjutkan kuliah di kota. Tapi aku menyadari ekonomi keluarga kami pasti tak menyukupinya. Setelah aku mengikuti test di salah satu universitas di kota.
“aku yakin bisa bu, aku yakin aku bisa.” Kataku pada ibu.
“kami tak kan bisa membayarnya nak, kuliah itu mahal.” Jawab ibu polos.
Aku hanya menunduk dan merasakan tepukan tangan ayah tiri pada pundakku, ia hanya menggumam dan kembali menghisap rokoknya. Aku memang sedih, mendengar perkataan ibu saja aku sudah pesimis, aku sadar aku tak punya.
Keesokan harinya ayah tiri berteriak dan melompat-lompat kegirangan, buk anakku diterima. Aku, ibu, dan adik lantas menghampirinya. Ia memberikan surat pemberitahuan itu pada ibu dan ibu hanya mencoba untuk membacanya walaupun ia tak satupun mengenali huruf yang ada didalamnya bahkan kertasnya pun terbalik. Ku lihat senyum gembira, pada ayah tiri. Dan ia tampak bersemangat sekali hari ini, bahkan aku di tawarinya singkong bakar sore ini.
Tak seperti biasa. Aku masuk kamar dan sekilas otakku mengulang kejadian tadi pagi dan “anakku” kenapa ia memanggilku “anakku” sudah jelas aku adalah anak dari ayah kandungku yang sudah meninggal. Aku melamun jauh hingga menggumam.
“anakku ? anakku ? anakku ?” gumamku.
Tak terasa ibu sudah duduk dikasur, dan berkata tentulah kamu anaknya nak. Bahkan ia sangat ingin dipanggilmu ayah. Dia setiap malam berdo’a agar kau memanggilnya ayah, dia sangat menyayangimu. Ia sering berkata pada ibu, kapan kau bisa memanggilnya ayah, ia sangat ingin menggantikan ayah menjadi ayahmu selamanya.
Aku menangis dan hanya diam, ibu keluar kamarku dan menutup kelambu kumuh sebagai pemisah tiap ruang rumah. Ayah tiri ingin sekali ku panggil ayah? perasaanku bimbang.
Lusa adalah hari pertama aku kuliah dan kami belum membayar uang kuliahnya. Kalau sampai lusa belum membayar, aku akan di keluarkan dari tempat perkuliahan itu. Tabungan ayah tiri dan ibu pun terkumpul sebesar Rp. 2.300.000 padahal uang kuliahnya sebesar Rp. 3.000.000. uang dari mana kami bisa mendapatkannya ? ayah tiri memperhatikanku sedari kita makan, ia melihat mataku yang sedih, aku mulai kesal dan membuang piring makanku, langsung keluar rumah dan duduk di pos ronda depan rumah. Ayah tiri membuntutiku.
“sudah gede, masih cengeng.” Kata ayah tiri dan duduk di teras rumah. Tanpa raut muka yang tenang dan penuh kedamaian, ia menghisap kembali rokoknya itu dan sesekali memonyongkan bibirnya untuk menyemburkan asap. Aku sempat kesal melihatnya. Tapi itulah dia, tatapan penuh misterinya kembali datang. Tak ada satupun orang yang mengetahui apa isi hatinya, yang pasti sedang gelisah sedih bagaimana ia mendapatkan kekurangan uang kuliahku.
Hari ini aku bangun terlalu siang. Melihat seisi rumah kosong, entah kemana anggota keluargaku yang lain pergi. Jam dinding tua peninggalan kakek, sudah menunjukan pukul 11 siang. Hari sudah mendung, berbeda sekali hari ini. Tiba-tiba hujan datang, aku sontak mengambil ember untuk menopang air hujan yang bocor agar lantai tidak becek. Lalu ibu datang bersama ibuku, ia berkata.
“siang sekali kau bangunnya, ayahmu sudah pergi dari tadi pagi sekali kekota untuk meminjam uang dipemda katanya.” Kata ibu sembari membawa sebuah bakul berisi singkong untuk menu makan malam kami nanti.
Sore harinya, ayah pulang dengan senyuman semangat andalannya. Bajunya basah dan terlihat kusam. Mungkin karena basah dan sudah mulai kering lagi. Senyumannya membuatku lega, entah apa dan bagaimana ia dapatkan uang itu. Tapi yang penting ia telah kembali. Aku mengkhawatirkannya. Ibu menuangkan air hangat di ember kecil dan memasukan kaki ayah tiri di sana, pemandangan berubah seketika. Kaki itu penuh dengan luka, membengkak, dan menganga. Aku tahu ia harus berjalan kaki lebih dari 40 kilometer pulang pergi ke kota. Pemandangan ini menyedihkan.
Ku sadar, kini, ia tak lagi lelaki gagah berbadan tegap dan kuat. Ia berubah menjadi lelaki kurus, tua, dengan tangan dan kaki dipenuhi urat yang menonjol berwarna hijau.
Kerutan dahinya semakin banyak. Menyedihkan sekali.
***
Hari ini hari kuliah pertamaku, ayah tiri mengantarku ke tempat pemberentian bis dikota dengan sepeda. Ia menggoyah sepeda itu dengan susah payah, sedangkan aku hanya duduk diam dibelakangnya. Apalagi jalan desa kami naik turun, ayah tiri yang sudah tua ini sesekali menyeka peluhnya yang membasahi dahinya. Terlalu lelah ia mengantarku. Terkadang ia memanggil namaku dan diam. Dalam perjalan itu ia hanya memanggilku, seperti ada yang ingin ia katakan tapi tak bisa. Aku juga sama, aku ingin sekali memulai pembicaraan dan memanggilnya ayah tapi selalu gagal.
Ketika sampai di tempat pemberentian bus, ia terlihat pucat pasi dan berkeringat banyak sekali. Aku menyuruhnya duduk tapi dia tak mau dan memilih memayungiku dengan daun pisang, karena hari itu memang sangat panas. Setelah bus menuju kota tiba, aku memasuki bus itu dengan penuh harapan. Aku menduduki jok kursi disebelah kiri hingga aku bisa melihat ayah tiri dari jendela. Tatapannya penuh dengan harapan, aku tak tega melihatnya, ia memandangi bus ini hingga jauh, terlihat dari kejauhan ia melambaikan tangannya pada bus ini. Dan mulai memutar balik sepedanya. Ia berjalan tertatih-tatih tanpa alas kaki.
Ibu bilang, setiap kali aku harus membayar kuliah. Ayah selalu pergi ke kota untuk meminjam uang temannya. Hari ini aku libur kuliah, karna akan masuk semester akhir, semua orang berkumpul di rumah. Ayah tiri tampak senang sekali aku bisa pulang dengan selamat. Aku bercerita pada adikku, kehidupan di kota benar-benar berbeda, teman-temanku saja sudah membawa ponsel, laptop, hingga iPod, sedangkan aku radio pun tak punya. Sontak ayah tiri berdiri dan meninggalkan ruangan itu, ia menangis di kamar. Semua orang tak menghiraukannya, aku mendengar ia berkata, aku tak bisa memberinya yang pantas maafkan aku. Ya tuhan, ia kecewa dengan perkataanku tadi.Ia menangisiku, ayah tiri bersedih. Lalu, ia keluar kamar dan menyulut rokoknya. Matanya masih merah, berair, mukanya pucat, tubuhnya kurus sekali.
Ibu berkata, kapan kau akan memanggilnya ayah. Ia sangat menunggumu memanggilnya ayah. Aku hanya diam dan menunduk.
***
Hari ini adalah hari wisudaku, nilaiku tertinggi. Tapi taka da satupun keluargaku yang datang, aku berjanji pada diriku sendiri setelah ini aku pulang dan memanggilnya ayah.
Ketika sampai dirumah ibu memelukku, ibu berkata, ayah sudah dua hari yang lalu meninggal !!
Aku menangis meraung-raung, aku ingin sekali mewujudkan do’anya dengan memanggilnya ayah.
Ibu menyuruhku duduk dan ia mengambil kaleng kotak kuno dan menyuruhku membukanya. Ia berkata, bahwa itu berkas-berkas hutang dan mungkin menyuruhku untuk membayar hutang-hutang itu. Ku buka perlahan, memang benar ada 13 lembar kertas berisi…. ya tuhan berkas penjualan darah ? Ternyata selama ini ayah tiriku pergi jauh untuk menjual darahnya demi biaya kuliahku. Ibu tak mengetahuinya karna ia tak dapat membaca. Aku menangis, kaleng itu jatuh dari genggamanku. Aku berteriak, ayah…..ayah….. . kesedihan ini mendalam, sakit sekali. Aku rindu ayahku bukan ayah tiri lagi. Ayah, kembalilah. Lalu, ibu memberiku sepucuk surat padaku, iaberkata itu adalah tulisan adikmu dari pembicaraan ayah.
“selamat pagi, anakku. Kamu sehat kan ? aku ingin sekali meminta maaf padamu karena dulu aku telah menamparmu. Jujur, hal itu tak bisa terlupakan olehku selama ini. Tolong maafkan aku. Aku terlalu kesal waktu itu, penghisap rokok itu bagaikan nyawaku. Selamat kau telah mendapatkan wisudamu, aku bangga sekali padamu. Jaga ibu dan adikmu. Masalah berkas penjualan darah itu, kau jaga baik-baik, jangan sampai ibumu tau. Satu lagi anakku, betapa inginnya aku mendapat panggilan ayah darimu…aku ingin sekali menggantikan ayahmu..tapi mungkin itu tak mungkin…….semua orang tahu aku hanya ayah tirimu. Nak, harus kau tau betapa sayangnya aku padamu, betapa cintanya aku padamu. Selamat tinggal sayang…
dari :
Ayahmu…
Ayah, ayah, aku terus menangis meraung-raung membaca tulisan itu. Aku juga sayang sekali sama ayah. Ibu lantas memeluku, ia bercerita tentang penghisap rokok itu.
“Dulu ayahmu juga membenci rokok,penghisap itu milik ayahnya. Hubungan ibu dan ayahmu sudah lama, kami teman sepermainan. Tapi, hubungan ibu di tentang oleh kakek karena ayahmu terlalu miskin. Saat ayahmu melamar ibu, kakek memberikan mahar yang berat pada keluarga ayahmu. Lalu, demi melamar ibu ayahnya meminjam uang itu ke tempat tambang batu bara, naas kecelakaan merenggut nyawa ayahnya ayahmu dan meninggalkan sebuah penghisap rokok ayahmu itu. Lalu, ayahmu merantau untuk mencari uang mahar kakek. Akhirnya, ibu dipaksa menikah dengan ayah kandungmu. Ayahmu menunggu dan hidup sendirian selama 5 tahun dengan penghisap rokok itu. Waktu ayah kandungmu tiada, barulah ia berani menyunting ibu dan memutuskan tak memiliki anak lagi. Ia bertanggung jawab atas kamu dan adikmu.”
Mendengar cerita ibu, aku merinding sekali. Ku remas surat dari ayah itu dan melepaskan pelukan ibu. Ayah, ada dan tiada dirimu aku mencintaimu. Terimakasih ayahanda atas semua jasa yang kau berikan, inilah salam cinta dariku Anandamu….
Ayah kandungku meninggal dunia, ketika aku berumur dua tahun. Ia meninggalkan aku, ibuku, dan adikku yang baru berusia 6 bulan.
Kami hidup di desa terpencil. Belum ada listrik di desa kami, hanya orang mampulah yang sudah mengenyam listrik di sini, berbeda dengan keluargaku. Ayahku hanya petani desa dan ibuku hanya membantu panen ayahku jika musim panen tiba. Tapi, setelah ayahku meninggal tak ada lagi yang bisa kami gantungkan.
Singkat cerita, setelah 2 tahun ibukku menjanda dan mengurus aku dan adikku sendirian. Ada seorang lelaki tinggi kekar berbadan tegap dengan membawa sebuah alat penghisap rokok kuno datang dan ku tahu ia bermaksud menyunting ibukku dan hendak menikahinya. Lelaki asing ini sama sekali belum pernah aku liat sebelumnya.
Keesokan harinya, rumahku ramai sekali, aku tidak mengetahui jika itu adalah pesta pernikahan. Semua orang berkumpul, ibuku dan lelaki itu tampak cantik dan tampan sekali.Aku hanya tersenyum dan menyandangkan bahuku kepada Paman yang duduk di depan teras.
Ia berkata, sekarang lelaki itu ayah barumu. Sontak aku terkaget dan bangun dari dada paman, aku tak mengerti arti perkataan paman itu dan paman hanya tersenyum pahit melihatku.
Lelaki itu menikahi ibuku, dan lantas menjadi ayah tiriku. Ia bertanggung jawab pada penghidupan kami. Dia bekerja seperti halnya ayah kandungku, hanya seorang petani padi yang untung pada bulan panen saja. Hubungan kami dingin, tak layak seperti seorang ayah dan anaknya. Aku tahu ia tak seperti ayah tiri seperti yang ada di dongeng, bahkan ia sangat menyayangiku.
Suatu hari, aku pulang sekolah dengan sangat lelah. Sekolahku berjarak dua kilometer dari rumah dan harus berjalan kaki. Sesampainya aku dirumah, aku memanggil ibu dan tak ada jawaban. Aku mulai panic dan kulihat ibukku menangis meraung-raung di depan jemuran pakaian dan meremas-remas perutnya. Aku semakin panic, sakit maagh ibuku kambuh. Di rumah hanya adikku, ia sedang menggoreng tempe untuk makan siang kami sedangkan ayah tiri sedang berada di sawah.Aku menyuruh adikku menyusul si ayah tiri, sesaat kemudian ia dan adikku datang dengan tergesa-gesa. Dengan kaki berlumuran tanah dan bahkan tanpa alas kaki, ia berlari ke kamar dan langsung menggendong ibuku dan membawanya ke tempat mantri. Aku dan adikku menunggu ibu di rumah dengan cemas, aku berpikir mengapa ayah tiri begitu perhatian dengan ibu. Apa mungkin hanya ibu saja ia begitu ?
Tak lama kemudian ibu dan ayah tiri pulang, ibu tersenyum dan menyuruhku mengambil penghisap rokok ayah tiri di sawah yang tertinggal. Aku hanya menuruti saja, karna hari memang sudah mulai malam. Tanpa hirau ku ambil sandal jepit lusuhku dari sisi kayu-kayu bakar dan mulai berjalan. Belum genap aku berjalan jauh, ada lelaki yang memanggilku dari kejauhan. Ternyata ayah tiri berdiri dan mulai mendekatiku.
“mau apa kamu ? sudah biar saya yang ambil” ia berkata sembari menepuk pundakku. Aku hanya mengangguk dan berputar arah dan kembali ke rumah. Dalam hatiku baik sekali ia, ia sudah terlalu lelah di sawah lalu sempat mengurus ibu dan sekarang berniat mengambil penghisap rokok kesayangannya di sawah.
Dari dulu sampai sekarang aku memang benci dengan asap rokok. Sampai pada suatu hari aku berniat untuk menyembunyikan penghisap rokok milik ayah tiri dan berniat tak akan mengembalikannya. Setelah itu, ayah tiri tampak tak bergairah dan gelisah beberapa hari ini. Akhirnya setelah beberapa hari itu aku mengaku dan mengacungkan penghisap rokok itu pada ayah tiri, dan tiba-tiba ia menampar pipi kiriku hingga membekas, ia juga tampak sangat marah dan terlihat wajah kesal serta kecewa darinya.
Aku menangis dan berlari pada ibu, ibu memelukku dan berkata penghisap rokok itu nyawa ayahmu lain kali yang sopan. Aku tak mengerti apa yang baru saja ibu katakan.
Ayah tiri langsung pergi dan menyalakan api pada penghisap itu dan duduk di depan teras. Aku menghampiri nya dan mengintip lewat kaca saja apa yang ia lakukan.
Ku perhatikan ia dengan seksama, lewat kepulan-kepulan asap yang kubenci itu berlinanglah air mata pada pipinya. Aku tak tau, mengapa ia menangis seperti itu. Sekilas aku melamun, tanpa kusadari adikku sudah berada di sampingku dan menyodorkan buku tulis lusuh serta pensil sebesar kelingking padaku. Ia menyenggolku,sontak aku terkejut dan jatuh terduduk di lantai pasir rumahku.
“kak nomer ini bagaimana?” Tanya adikku dengan menunjuk soal nomer 3 yang ada di buku tulisnya.
Ku rebut buku itu dan menyuruhnya masuk kekamar, aku akan menyusulnya.
Tatapan ayah tiri begitu bermakna, ia menatap awan senja dengan sesekali menghisap dan menyemburkan asap itu. Tatapan misteri, seorang ayah tiri yang hebat dan perkasa. Terkadang tatapan itu berubah seperti tatapan penuh dosa dan derita, derita panasnya matahari saat di sawah, derita hutang yang ia tanggung untuk keluarga yang ia naungi. Sekilas ia juga mengusap pipi lusuhnya dan menyeka keringat yang ada di dahinya yang berkerut.
Kerutan-kerutan tragis yang seolah menggambarkan beberapa kebutuhan pokok yang belum terpenuhi keluarga dan harus ia penuhi. Sebagian peluh itu terjatuh membasahi kausnya, kaus lusuh berwarna putih kesayangannya yang sudah tak berbentuk. Banyak sekali yang sobek dan kumuh.
Rasanya berat sekali beban yang di timpanya. Tetapi ia tetap tegar, tegap, dan kokoh layaknya ayah kandungku.
Baru kusadari, selama hampir 12 tahun ibu menikah dengannya aku belum pernah sekalipun memanggilnya ayah, aku hanya memanggil eh atau woi padanya.
***
Besok ada hari kelulusanku dan sudah waktunya aku untuk melanjutkan kuliah di kota. Tapi aku menyadari ekonomi keluarga kami pasti tak menyukupinya. Setelah aku mengikuti test di salah satu universitas di kota.
“aku yakin bisa bu, aku yakin aku bisa.” Kataku pada ibu.
“kami tak kan bisa membayarnya nak, kuliah itu mahal.” Jawab ibu polos.
Aku hanya menunduk dan merasakan tepukan tangan ayah tiri pada pundakku, ia hanya menggumam dan kembali menghisap rokoknya. Aku memang sedih, mendengar perkataan ibu saja aku sudah pesimis, aku sadar aku tak punya.
Keesokan harinya ayah tiri berteriak dan melompat-lompat kegirangan, buk anakku diterima. Aku, ibu, dan adik lantas menghampirinya. Ia memberikan surat pemberitahuan itu pada ibu dan ibu hanya mencoba untuk membacanya walaupun ia tak satupun mengenali huruf yang ada didalamnya bahkan kertasnya pun terbalik. Ku lihat senyum gembira, pada ayah tiri. Dan ia tampak bersemangat sekali hari ini, bahkan aku di tawarinya singkong bakar sore ini.
Tak seperti biasa. Aku masuk kamar dan sekilas otakku mengulang kejadian tadi pagi dan “anakku” kenapa ia memanggilku “anakku” sudah jelas aku adalah anak dari ayah kandungku yang sudah meninggal. Aku melamun jauh hingga menggumam.
“anakku ? anakku ? anakku ?” gumamku.
Tak terasa ibu sudah duduk dikasur, dan berkata tentulah kamu anaknya nak. Bahkan ia sangat ingin dipanggilmu ayah. Dia setiap malam berdo’a agar kau memanggilnya ayah, dia sangat menyayangimu. Ia sering berkata pada ibu, kapan kau bisa memanggilnya ayah, ia sangat ingin menggantikan ayah menjadi ayahmu selamanya.
Aku menangis dan hanya diam, ibu keluar kamarku dan menutup kelambu kumuh sebagai pemisah tiap ruang rumah. Ayah tiri ingin sekali ku panggil ayah? perasaanku bimbang.
Lusa adalah hari pertama aku kuliah dan kami belum membayar uang kuliahnya. Kalau sampai lusa belum membayar, aku akan di keluarkan dari tempat perkuliahan itu. Tabungan ayah tiri dan ibu pun terkumpul sebesar Rp. 2.300.000 padahal uang kuliahnya sebesar Rp. 3.000.000. uang dari mana kami bisa mendapatkannya ? ayah tiri memperhatikanku sedari kita makan, ia melihat mataku yang sedih, aku mulai kesal dan membuang piring makanku, langsung keluar rumah dan duduk di pos ronda depan rumah. Ayah tiri membuntutiku.
“sudah gede, masih cengeng.” Kata ayah tiri dan duduk di teras rumah. Tanpa raut muka yang tenang dan penuh kedamaian, ia menghisap kembali rokoknya itu dan sesekali memonyongkan bibirnya untuk menyemburkan asap. Aku sempat kesal melihatnya. Tapi itulah dia, tatapan penuh misterinya kembali datang. Tak ada satupun orang yang mengetahui apa isi hatinya, yang pasti sedang gelisah sedih bagaimana ia mendapatkan kekurangan uang kuliahku.
Hari ini aku bangun terlalu siang. Melihat seisi rumah kosong, entah kemana anggota keluargaku yang lain pergi. Jam dinding tua peninggalan kakek, sudah menunjukan pukul 11 siang. Hari sudah mendung, berbeda sekali hari ini. Tiba-tiba hujan datang, aku sontak mengambil ember untuk menopang air hujan yang bocor agar lantai tidak becek. Lalu ibu datang bersama ibuku, ia berkata.
“siang sekali kau bangunnya, ayahmu sudah pergi dari tadi pagi sekali kekota untuk meminjam uang dipemda katanya.” Kata ibu sembari membawa sebuah bakul berisi singkong untuk menu makan malam kami nanti.
Sore harinya, ayah pulang dengan senyuman semangat andalannya. Bajunya basah dan terlihat kusam. Mungkin karena basah dan sudah mulai kering lagi. Senyumannya membuatku lega, entah apa dan bagaimana ia dapatkan uang itu. Tapi yang penting ia telah kembali. Aku mengkhawatirkannya. Ibu menuangkan air hangat di ember kecil dan memasukan kaki ayah tiri di sana, pemandangan berubah seketika. Kaki itu penuh dengan luka, membengkak, dan menganga. Aku tahu ia harus berjalan kaki lebih dari 40 kilometer pulang pergi ke kota. Pemandangan ini menyedihkan.
Ku sadar, kini, ia tak lagi lelaki gagah berbadan tegap dan kuat. Ia berubah menjadi lelaki kurus, tua, dengan tangan dan kaki dipenuhi urat yang menonjol berwarna hijau.
Kerutan dahinya semakin banyak. Menyedihkan sekali.
***
Hari ini hari kuliah pertamaku, ayah tiri mengantarku ke tempat pemberentian bis dikota dengan sepeda. Ia menggoyah sepeda itu dengan susah payah, sedangkan aku hanya duduk diam dibelakangnya. Apalagi jalan desa kami naik turun, ayah tiri yang sudah tua ini sesekali menyeka peluhnya yang membasahi dahinya. Terlalu lelah ia mengantarku. Terkadang ia memanggil namaku dan diam. Dalam perjalan itu ia hanya memanggilku, seperti ada yang ingin ia katakan tapi tak bisa. Aku juga sama, aku ingin sekali memulai pembicaraan dan memanggilnya ayah tapi selalu gagal.
Ketika sampai di tempat pemberentian bus, ia terlihat pucat pasi dan berkeringat banyak sekali. Aku menyuruhnya duduk tapi dia tak mau dan memilih memayungiku dengan daun pisang, karena hari itu memang sangat panas. Setelah bus menuju kota tiba, aku memasuki bus itu dengan penuh harapan. Aku menduduki jok kursi disebelah kiri hingga aku bisa melihat ayah tiri dari jendela. Tatapannya penuh dengan harapan, aku tak tega melihatnya, ia memandangi bus ini hingga jauh, terlihat dari kejauhan ia melambaikan tangannya pada bus ini. Dan mulai memutar balik sepedanya. Ia berjalan tertatih-tatih tanpa alas kaki.
Ibu bilang, setiap kali aku harus membayar kuliah. Ayah selalu pergi ke kota untuk meminjam uang temannya. Hari ini aku libur kuliah, karna akan masuk semester akhir, semua orang berkumpul di rumah. Ayah tiri tampak senang sekali aku bisa pulang dengan selamat. Aku bercerita pada adikku, kehidupan di kota benar-benar berbeda, teman-temanku saja sudah membawa ponsel, laptop, hingga iPod, sedangkan aku radio pun tak punya. Sontak ayah tiri berdiri dan meninggalkan ruangan itu, ia menangis di kamar. Semua orang tak menghiraukannya, aku mendengar ia berkata, aku tak bisa memberinya yang pantas maafkan aku. Ya tuhan, ia kecewa dengan perkataanku tadi.Ia menangisiku, ayah tiri bersedih. Lalu, ia keluar kamar dan menyulut rokoknya. Matanya masih merah, berair, mukanya pucat, tubuhnya kurus sekali.
Ibu berkata, kapan kau akan memanggilnya ayah. Ia sangat menunggumu memanggilnya ayah. Aku hanya diam dan menunduk.
***
Hari ini adalah hari wisudaku, nilaiku tertinggi. Tapi taka da satupun keluargaku yang datang, aku berjanji pada diriku sendiri setelah ini aku pulang dan memanggilnya ayah.
Ketika sampai dirumah ibu memelukku, ibu berkata, ayah sudah dua hari yang lalu meninggal !!
Aku menangis meraung-raung, aku ingin sekali mewujudkan do’anya dengan memanggilnya ayah.
Ibu menyuruhku duduk dan ia mengambil kaleng kotak kuno dan menyuruhku membukanya. Ia berkata, bahwa itu berkas-berkas hutang dan mungkin menyuruhku untuk membayar hutang-hutang itu. Ku buka perlahan, memang benar ada 13 lembar kertas berisi…. ya tuhan berkas penjualan darah ? Ternyata selama ini ayah tiriku pergi jauh untuk menjual darahnya demi biaya kuliahku. Ibu tak mengetahuinya karna ia tak dapat membaca. Aku menangis, kaleng itu jatuh dari genggamanku. Aku berteriak, ayah…..ayah….. . kesedihan ini mendalam, sakit sekali. Aku rindu ayahku bukan ayah tiri lagi. Ayah, kembalilah. Lalu, ibu memberiku sepucuk surat padaku, iaberkata itu adalah tulisan adikmu dari pembicaraan ayah.
“selamat pagi, anakku. Kamu sehat kan ? aku ingin sekali meminta maaf padamu karena dulu aku telah menamparmu. Jujur, hal itu tak bisa terlupakan olehku selama ini. Tolong maafkan aku. Aku terlalu kesal waktu itu, penghisap rokok itu bagaikan nyawaku. Selamat kau telah mendapatkan wisudamu, aku bangga sekali padamu. Jaga ibu dan adikmu. Masalah berkas penjualan darah itu, kau jaga baik-baik, jangan sampai ibumu tau. Satu lagi anakku, betapa inginnya aku mendapat panggilan ayah darimu…aku ingin sekali menggantikan ayahmu..tapi mungkin itu tak mungkin…….semua orang tahu aku hanya ayah tirimu. Nak, harus kau tau betapa sayangnya aku padamu, betapa cintanya aku padamu. Selamat tinggal sayang…
dari :
Ayahmu…
Ayah, ayah, aku terus menangis meraung-raung membaca tulisan itu. Aku juga sayang sekali sama ayah. Ibu lantas memeluku, ia bercerita tentang penghisap rokok itu.
“Dulu ayahmu juga membenci rokok,penghisap itu milik ayahnya. Hubungan ibu dan ayahmu sudah lama, kami teman sepermainan. Tapi, hubungan ibu di tentang oleh kakek karena ayahmu terlalu miskin. Saat ayahmu melamar ibu, kakek memberikan mahar yang berat pada keluarga ayahmu. Lalu, demi melamar ibu ayahnya meminjam uang itu ke tempat tambang batu bara, naas kecelakaan merenggut nyawa ayahnya ayahmu dan meninggalkan sebuah penghisap rokok ayahmu itu. Lalu, ayahmu merantau untuk mencari uang mahar kakek. Akhirnya, ibu dipaksa menikah dengan ayah kandungmu. Ayahmu menunggu dan hidup sendirian selama 5 tahun dengan penghisap rokok itu. Waktu ayah kandungmu tiada, barulah ia berani menyunting ibu dan memutuskan tak memiliki anak lagi. Ia bertanggung jawab atas kamu dan adikmu.”
Mendengar cerita ibu, aku merinding sekali. Ku remas surat dari ayah itu dan melepaskan pelukan ibu. Ayah, ada dan tiada dirimu aku mencintaimu. Terimakasih ayahanda atas semua jasa yang kau berikan, inilah salam cinta dariku Anandamu….
Rabu, 19 Juni 2013
Kata Bijak & Cinta
-Cintailah mereka yang pernah menyakitimu, namun jangan pernah menyakiti mereka yang sangat
mencintaimu. .
-Cinta sejati tak datang begitu saja.Banyak proses yang akan dilalui.Cinta akan terus tumbuh seiring dengan
tangis dan tawa bersama. .
-Jika kamu ingin melupakan seseorang, kamu harus biarkan orang lain membantumu.Percaya, akan ada
orang yang mencintaimu lebih baik. .
-Ketika dia terus buatmu terluka, ingatlah: rasa sakit karena bertahan lebih besar daripada rasa sakit jika
kamu melepaskan. .
-Berhenti mengejar seseorang yang kamu pikir pantas kamu dapatkan.Lebih baik persiap dirimu tuk seseorang yang memang pantas untukmu. .
-Ketika kamu merasa kamu tak bahagia dengan hidupmu, ingatlah, bahwa ada seseorang yang bahagia
hanya karena kamu ada. .
-ketika aku mengatakan "aku baik2 saja". .
aku ingin dia memandangku, memelukku dan berkata: "kamu akan baik2 saja". .
-Merindukanmu adalah hobiku, merawatmu adalah pekerjaanku, membuatmu bahagia adalah tugasku, dan
mencintaimu adalah hidupku. .
-Hanya ada satu kebahagiaan dalam hidup, mencintai dan dicintai. .
-Manusia yang belum pernah mengalami penderitaan tidak akan pernah mengalami kebahagiaan. .
-Nafsu hanya akan memberikan kebahagiaan sesaat, tapi cinta yang tulus dan sejati akan memberikan
kebahagiaan selamanya. .
-Kadang kamu memilih tuk menjauh darinya, bukan karena kamu berhenti peduli padanya, tapi karena kamu
tahu kamu tak bisa memilikinya. .
-lebih baik dibenci kerana jadi diri sendiri daripada dicinta kerana jadi orang lain. .
-Menyedihkan ketika seseorang mendapatkan hatimu,berjanji tuk merawatnya tp mengembalikannya dalam
hati yg terluka. .
-Haruskah aku tersenyum penuh bahagia karena menjadi sahabatmu. .
Atau menangis dalam perih derita, karena tidak bisa lebih dari itu. .
-Hati ini akan tersenyum saat berdua bersamamu. .
dan hati ini akan termenung saat menanti kabar darimu. .
-Belum pernah aku mengenal wanita seperti kamu. .
belum pernah juga aku mencintai wanita seperti kamu. .
dan belum pernah aku rasakan sakit hati menusuk seperti ini karenamu. .
Minggu, 16 Juni 2013
GOKIL
- Wanita itu sebenarnya rela di MADU , asal Prianya rela di RACUN.
- Cuma orang bodoh yg melakukan kesalahan yg sama. Kalau mau disebut pintar, lakukanlah kesalahan yg berbeda..
- Doaku Pagi ini : Ya Tuhan jika dia jodohku dekatkanlah, tapi kalau dia bukan jodohku.. Temennya juga gak apa2 kok.
- Neng, minta tanda tangannya dong.. | boleh, dimana bang? | nih, di buku nikah #Aiyhh
- “Bro, kok motor lo gaada spionnya?” | “Iya bro, Sengaja.. Gue udah move on, ga mau ngeliat kebelakang lagi.. Sakit hati gue, sakitt..”
- *di sekolah dasar*. Anak-anak , sebutkan benda yg kalian lihat di malam hari | Bintang, Bu | OK. Trus apa lagi.? | Heineken, Anker, Mixmax,Vodka
- Ketika sukses, teman2mu akan lihat siapa sebenarnya kamu. Ketika jatuh, kamu akan lihat siapa saja temanmu yg menertawakanmu
- tau ga bedanya kamu sama internet? internet bikin hidupku lebih mudah, kalo kamu bikin hidupku menjadi indah
- Andaikan pacaran itu seperti Esia. Pacar putus? Kami ganti!
- Pintar itu, bisa menguasai matematika, fisika, kimia, bhs inggris DLL | Cerdik itu, bisa mencontek org yg pintar !
- Hidup itu cuma sebentar, Ngejomblonya yang kelamaan..
- Kalo cantik jangan terlalu jual mahal. Takutnya nanti malah banting harga pas nyadar jualnya kemahalan
- Ibaratnya ilmu padi.. Semakin pagi, Semakin merunduk…*Tarik Selimut*
- Cantik itu Relatif. Tergantung kamera, letak intensitas cahaya dan seberapa pintar anda untuk edit photoshop.
- terimalah wanita apa adanya dan anda akan mendapat wanita seadanya
- Don’t judge a book by it’s cover
- Jangan pernah nilai buku itu dari sampulnya
- Kalo sampulnya jelek, dalemnya belum tentu bagus
- Kamu tau doraemon nggak? | iya, kenapa | doraemon bisa ngeluarin apa aja dari kantongnya tapi dia nggak bisa ngeluarin kamu dari hati aku
- Kerjaan kamu apa berani lamar anak saya? | Nganggur pak, makanya saya cari lowongan di hati anak bapak
- Jika kamu tak mampu meyakinkan dan memukau seseorang dengan kepintaranmu, bingungkan dia dengan kebodohanmu.
- ketika anda lihat setan jangan lah anda takut | takut lah ketika anda sedang ngaca
- Kartini zaman dulu: Habis gelap terbitlah terang
Kartini zaman sekarang: Habis gelap barulah pulang.
KATA KATA RAYUAN GOMBAL
**
Menurut Einstein, energi adalah massa di kali kuadrat kecepatan cahaya. Menurut aku, energi itu adalah kamu..
**
Seandainya sekarang adalah tanggal 28 Oktober 1928, aku akan ubah naskah Sumpah Pemuda menjadi Sumpah Aku Cinta Kamu..
**
Tau Gak?! BMG : Badan Meteorologi Geofisika, berubah nama menjadi OMG setelah ngeliat paras secerah kamu..
**
Perjuanganku seperti Mario Bros, harus bantai naga dan monster kura2 buat dapetin cinta dari km Tuan PutriKU..
**
Sayang! tadi pagi aku tdk bisa makan karena merindukn km, siangnya jg tdk makan karena memikirkanmu & malamnya aku tdk bs tidur karena kelaparan..
**
Kalo aku jadi laut, kamu jadi ikan,
aku jadi kumbang, kamu jadi bunga,
aku jadi matahari, kamu jadi bumi,
aku jadi jari manis, kamu mau kan jd cicinnya?
**
Senyuman kamu kaya server twitter, makin liat senyum kamu makin bikin cinta aku over-capacity..
**
Gak papa deh kita beda kartu GSM, asal nantinya nama kita ada di KARTU Keluarga yang sama..
**
Mencintaimu itu kayak narkoba: sekali coba jadi candu, gak dicoba bikin penasaran, ditinggalin bikin sakaw.
**
Kalo kamu adalah Bumi, maka aku adalah atmosfirnya, yang setiap saat melindungimu dari sakitnya serangan meteor dan komet.
**
Kamu itu lebih istimewa dari Komet Halley yg muncul 76 tahun sekali. Karena kamu muncul satu kali dalam hidupku dan tak tergantikan.
**
Mungkin aku kiper terburuk sedunia, membiarkan kamu membobol gawang berkali-kali dengan cintamu.
**
Empat sehat lima sempurna. Sungguh aku tidak merasakan kesempurnaan itu sebelum aku merasakan kasih sayangmu..
**
Kalo dari itungan Satu sampe Sepuluh, Rasa cinta aku ke kamu cuma sampe Dua. Duaaaalem banget..
**
Kalo dari itungan Satu sampe Sepuluh, Rasa cinta aku ke kamu cuma sampe Enam. Enambaaah terus..
**
Aku ga mau jadi "nomor satu" di hati kamu, yang aku mau, aku "hanya satu" di hati kamu..
**
Kamu tuh aneh deh, walaupun kamu sering buat aku kesel tapi kok rasa sayang aku ke kamu semakin hari bertambah ya ??
**
Cowo emang paling suka nonton sepak bola, tapi kalo aku lebih suka nontonin bola mata kamu..
- Kamu bisa diem gak?
- Kenapa sih?
- Diem aja di hati aku gak usah kemana-mana lagi.
- Kamu tuh kaya Jakarta kalo hujan ya.
- Kok gitu?
- Bikin otakku MACET gara-gara BANJIR pikiran tentang kamu.
- Punya kantong plastik ?
- Buat apa?
- Aku mau muntah, memuntahkan semua rasa cinta yang terpendam ini untukmu.
- Nomor telpon RSJ berapa? Cepet!
- Siapa yang gila?
- Aku, aku tergila-gila sama kecantikan kamu.
- Aku pengen deh jadi arsitek.
- Emang kenapa?
- Biar bisa merancang masa depan yang indah bersamamu.
- Kalo nonton sama kamu itu rugi
- Kok gitu!
- Aku gak tau ceritanya, yang aku tonton muka kamu sih bukan filmnya.
- Bawa kabel gak?
- Untuk apa sih?
- Untuk mengalirkan tegangan cinta yang tinggi dari aku untuk kamu.
- Neng, kamu sering lewat sini ya?
- Kok tau?
- Jejak langkah kamu membekas di hatiku
- Boleh minta foto kamu gak?
- Buat apa?
- Mau aku taro di surat undangan pernikahan aku nanti.
- Tau gak kenapa malam ini ga ada bintang?
- Kenapa?
- Dia minder sama kamu karena cahaya kamu lebih indah.
- Tau gak kenapa kopi pahit ?
- Kenapa?
- Sebenernya tadinya manis, tapi manisnya pindah ke muka kamu.
- Kamu punya 1 ton semen ga?
- Ga, buat apa?
- Buat membangun Istana cinta kita berdua
- Aku mau bikin tatto, tapi gak di tubuh
- Terus dimana ?
- Di hati aku, tatto ukiran namamu
- Tau gak bedanya kamu sama rumus?
- Apa?
- Rumus susah diingat, kalo kamu susah dilupakan
- Barusan kamu ngerasa gempa gak?
- Gak tuh
- Oh, ternyata itu guncangan hatiku karena lagi deket kamu.
KATA GOMBAL
Kata Gombal
Cowok : Kamu sangat cantik pakai baju merah
Cewek : Hah ? Aku kan pakai baju kuning
Cowok : Wah ternyata benar yah, kalau cinta itu buta
Cowok : Bapak kamu pengemar SMASH yah ?
Cewek : Eh kok tau ?
Cowok : Soalnya kamu telah men CENAT CENUT kan hatiku
Kata Gomabal
Cowok : Say, nilai bahasa Inggris aku jelek nih
Cewek : Ngegombal terus, dan pasti tak pernah belajar !
Cowok : Ih, aku tuh tiap hari belajar tau
Cewek : Terus kenapa nilai ulangan bhs. Inggris jelek ?
Cowok : Setiap belajar bhs. Inggris dan buka kamus, pasti yang teringat cuma satu kalimat
Cewek : Apa tuh ?
Cowok : I LOVE U
Cewek : LOVE U TOO
Co : Yank, hobikamu nelpon yah ?
Ce : Emang kenapa ?
Co : Soalnya nada cinta kamu selalu berdering di hati aku
Kata Gombal
Cewek : Sayang pasangin lampu di kamar dong
Cowok : Gak ah
Cewek : Ayolah sayang kamarku gelap nih
Cowok : Aku gak mau pasang lampu, maunya pasang cincin pernikahan di jari kamu say
"Eh, kalau jadi cowok yang sopan dong. Seenaknya keluar-masuk pikiranku tanpa ijin"
Kata Gombal
Cewek : Yank, besok UAN, kamu beli kunci jawaban UAN enggak
Cowok : Enggak ah, daripada repot beli jawaban UAN, mening aku tabung buat biaya nikah kita
Cowok : Bapak kamu polisi Gorontalo yah ?
Cewek : Eh ko tau ?
Cowok : Sebab kamu telah menchaiya-chaiya hatiku
Kata Gombal
Cowok : Neng, ikut abang lomba lari yuk
Cewek : Boleh juga tuh, kemana ?
Cowok : Ke KUA
Cewek : Ih abaaang nih.....
Co : Say, ikut mudik yuk
Ce : Emang kenapa bang
Co : Soalnya mamaku minta dibawain oleh-oleh calon mantu
Ce : Ayaaaank
Ce : Aku mau mudik abang minta oleh-oleh apa ?
Co : Aku minta restu orang tua eneng saja
"Pulsa aku berkurang tiap sms kamu, tapi cinta nya nambah terus yah"
Co : Kamu tau gak kenapa pelangi kelihatan setengah
Ce : Kenapa emangnya ?
Co : Karena yang setengahnya lagi ada di mata kamu
KATA KATA MUTIARA 2
Ketika dia yang kamu cinta mengatakan bahwa kamu tak cukup baik baginya, kamu harus menyadari hidupmu jauh lebih baik jika tanpanya. .
Tidak masalah jika seseorang tidak menyukaimu.Namun akan menjadi masalah jika kau membiarkan ketidaksukaan mereka mempengaruhimu. .
Selain saling pengertian dan saling menghormati adalah salah satu pembuktian cinta. .
Ketika kamu merasa kamu tak bahagia dengan hidupmu, ingatlah,bahwa ada seseorang yang bahagia hanya karena kamu ada. .
Dalam cinta, meski kamu harus menunggu lama, percayalah bahwa cinta pasti membawamu ke tempat kamu seharusnya berada. .
Kadang butuh kesalahan tuk buatmu bijaksana,karena dari sebuah kesalahan kamu memperoleh pelajaran terbaik tentang hidup. .
Jangan sesali dia yg telah pergi.Ingatlah, ketika seseorang mengatakan Goodbye, seseorang yang lain akan datang dan mengatakan Hi. .
Masa lalu telah berlalu.Kamu tak akan bisa mencapai apa yang ada di depanmu, jika kamu tak mau melepaskan apa yg ada di belakangmu. .
Ketika kamu tulus mencintai seseorang,kamu selalu sebutkan namanya dalam doamu,meski kamu bukan siapa-siapa baginya. .
Cinta sejati tak datang begitu saja. Banyak proses yang harus dilalui bersama,menderita,menangis, dan tertawa bersama. .
Merindukan seseorg tidak menyakitkan.Yang menyakitkan adalah jika kita merindukan seseorg yang tidak merindukan kita. .
Tak ada yang sempurna,namun cinta mampu menyatukan dua insan yang tak sempurna untuk membentuk sesuatu yang sempurna. .
Terkadang,cara terbaik untuk mendapatkan perhatian seseorang adalah dengan berhenti memberi perhatian kepada mereka. .
Ketika dia yang kamu cinta meninggalkanmu demi orang lain,keringkan air matamu, karena kamu tahu kamu pantas dapatkan yang lebih baik. .
Pria Sejati adalah dia yang bisa menjaga perasaan wanitanya.Memperlakukannya seperti PRINCESS, karena dia telah dibesarkan QUEEN. .
Salah satu hal paling menyakitkan dalam cinta adalah mencintai seseorang yang tak bisa kamu miliki. .
Selain saling pengertian dan saling menghormati adalah salah satu pembuktian cinta. .
Ketika kamu merasa kamu tak bahagia dengan hidupmu, ingatlah,bahwa ada seseorang yang bahagia hanya karena kamu ada. .
Dalam cinta, meski kamu harus menunggu lama, percayalah bahwa cinta pasti membawamu ke tempat kamu seharusnya berada. .
Kadang butuh kesalahan tuk buatmu bijaksana,karena dari sebuah kesalahan kamu memperoleh pelajaran terbaik tentang hidup. .
Jangan sesali dia yg telah pergi.Ingatlah, ketika seseorang mengatakan Goodbye, seseorang yang lain akan datang dan mengatakan Hi. .
Masa lalu telah berlalu.Kamu tak akan bisa mencapai apa yang ada di depanmu, jika kamu tak mau melepaskan apa yg ada di belakangmu. .
Ketika kamu tulus mencintai seseorang,kamu selalu sebutkan namanya dalam doamu,meski kamu bukan siapa-siapa baginya. .
Cinta sejati tak datang begitu saja. Banyak proses yang harus dilalui bersama,menderita,menangis, dan tertawa bersama. .
Merindukan seseorg tidak menyakitkan.Yang menyakitkan adalah jika kita merindukan seseorg yang tidak merindukan kita. .
Tak ada yang sempurna,namun cinta mampu menyatukan dua insan yang tak sempurna untuk membentuk sesuatu yang sempurna. .
Terkadang,cara terbaik untuk mendapatkan perhatian seseorang adalah dengan berhenti memberi perhatian kepada mereka. .
Ketika dia yang kamu cinta meninggalkanmu demi orang lain,keringkan air matamu, karena kamu tahu kamu pantas dapatkan yang lebih baik. .
Pria Sejati adalah dia yang bisa menjaga perasaan wanitanya.Memperlakukannya seperti PRINCESS, karena dia telah dibesarkan QUEEN. .
Salah satu hal paling menyakitkan dalam cinta adalah mencintai seseorang yang tak bisa kamu miliki. .
Sabtu, 15 Juni 2013
KATA KATA GOKIL 2
Ucap janji itu nadhar…
Tetep menunggu itu sabar…
Lagi usaha itu iktiar…
Yang baca Blog ini apa kabar…?
Persahabatan adalah seperti Anda kencing di celana Anda, setiap orang dapat melihatnya, tetapi hanya Anda yang bisa merasakan kehangatannya. .
Seorang nenek yang nyebrang jalan hampir ketabrak motor.
Pengendara motor marah : "Nenek bego! Nyebrang jalan gak liat-liat!"
Nenek sewot : "Lo yang bego!! Nabrak nenek-nenek aja gak kena..!!"
Redup awan memecah bumi....
Tiupan angin membawa mimpi...
Ucapan selamat siang ingin ku beri...
Pada temen ku yang belum mandi!!!!..
UUupZz,,,
Bau sekali....
Aku merasa SIMPATI padamu, karena kamu ibarat MENTARI yang sinarnya membuat hatiku sebening XL, dan aku bisa BEBAS mencintaimu, sepu-AS hatiku, dan kamu pantas di acungi JEMPOL, karena dari segi fisik kamu adalah cowok yang sangat FLEXI-bel. Oleh sebab itu kamu menjadi FRENS-ku sampai saat ini, sayang!!
Tiada gading yang tak "retak"...
Tiada tuyul yang tak "botak"...
Tiada bisul yang tak "bengkak"...
Tiada luka yang tak "koyak"...
Minal konidin wal bodrexin...
Mohon maaf salah kirim..
PATROLI!! PATROLI!!! Seorang Pemuda di Perkosa di Toilet Wanita.
Dapatkan hadiah langsung UANG SETIAP HARI dari PEPSI.
Caranya mudah, kumpulkan 10 tutup botol PEPSI,
pasang pada sebatang kayu, lalu goyang-goyangkan di Lampu Merah terdekat. .
BURUAN!!
Zodiak Hari Ini
KESEHATAN:
muka tuh diurusin, makin ancur aja
KEUANGAN:
lumayan banyak, berkat rajin ngemis
ASMARA:
kamu bukan jomblo kok, cuma ga laku aja…
Jika pacar kamu pergi ke surga
kejarlah dengan pahala
Jika pacar kamu pergi ke laut
kejarlah dengan perahu
Dan jika pacar kamu pergi ke pelukan orang lain,
kejarlah dengan membawa kayu
pukul aja langsung
Dasar tukang selingkuh
“6 manfaat nyontek”
1. menyehatkan otot – otot mata
2. meningkatkan kreatifitas
3. meningkatkan sosialitas antar teman
4. nilai di jamin bagus
5. melatih kecepatan gerak reflek
6. bisa gunain waktu belajar buat maen
sebarkan ke penyontek – penyontek lain,
supaya menyontek dapat lebih di tingkatkan lagi
hehehehe :)
Solusi jitu atasi jenuh….
ambil kayu, ambil paku,ambil palu, buat bangku duduk terpaku, tangan kiri di dagu, kaki di pangku, ambil hpnya…..
truz smsan dech ma aq…!!!!
Dalam pantat yang sehat, terdapat kentut yang kuat. .
7. penyakit pegawai di indonesia :
1.KUDIS - KUrang DISiplin
2.ASMA - ASal Mengisi Absen
3.TBC - Tidak Bisa Computer
4.KRAM - Kurang teRAMpil
5.ASAM URAT - Asal SAMpai kantor terus URing-2an Atau Tidur
6.GINJAL - Gaji Ingin Naik tapi kerJAnya Lamban
7.PUCAT - PUlang CepAT
Aktifkan pi-RING nada perut anda, Raih diskon 10% ketik:LAPER kirim ke perut anda.(Rp7000,-+termasuk es teh).untuk stop ktik :WAREG..info hubungi warung makan terdekat.dilarang hutang!!
Waktu diliat bikin deg-deg an
saat dipegang jadi makin tegang,
habis dipegang dikocok tambah tegang,
akhirnya keluar..
ah ah puas rasanyaa..
akhirnya gue dapet arisan nehh.....
"SELAMAT" anda menjadi Anggota"LKMD"(lembaga keahlian miscol doank) dari"TKP"(takut kena pulsa) PROMO ini berlaku untuk Orang "PELIT & IRIT" Pulsa Seperti anda.
Pas lagi capek ada yang mijitin, pas lagi kangen ada yang nyamperin, pas lagi bokek ... busyet ada yang nagih hutang!
Malam mulai larut… dan kupejamkan mata ini...
Tapi juga kutak terlelap
Kuselalu ingat akan dirimu, dan.........
Ingin sekali aku datang padamu untuk bertanya,”Kamu punya obat nyamuk ngak…? hehehe…”
1000x kata maaf bloom tentu di maafkan
100x kata sayang bloom tentu di terima
10x canda tawa bloom tentu bikin orang ketawa
10ribu rupiah lumayan bisa buat beli pulsa... wakwakwakwak..
Aku teringat memori masa Lalu...
Kamu berada di sudut jalan dengan tersipu malu..
Saat kau melihatku... Wajahmu pun berseri...
Dengan penuh gairah kamu mengulurkan tanganmu...
Dan tanpa ragu seraya BERKATA... Bang minta sedekahnya... 1thn blum makan.. :)
kata kata gokil
Berakit rakir kehulu, berenang renang ketepian, awas ada buaya gan
Habis manis ampas pun dimakan, soalnya kelaparan…
Ya Tuhan, kalau dia memang jodohku, dekatkanlah… Tapi kalau bukan jodohku, Jodohin dong.
Sisi positif merokok sebenernya banyak: positif kanker, positif impoten, positif gangguan kehamilan dan janin.
PLN mengumumkan Pemadaman Listrik Bergilir sudah ditiadakan, diganti dengan Penyalaan Listrik Bergilir.
Sifat cowok : 1. Kreatif 2. Ambisius 3. Modern 4. Pesimis 5. Radikal 6. Eksotik 7. Tangguh
Kalau di singkat, sifat cowok itu K.A.M.P.R.E. T.
Seorang pengemis telah menemukan buku porno dijalan, tiba2x dibukalah buku tersebut “Ya Tuhan”, “Ya ampun”, Ya abissss.
SELAMAT!!!!!! andalah pemenang door prize dari pasta gigi! anda berhak untuk mendapatkan Mercedes Benz.. anda cukup mengirimkan 2 gigi depan anda beserta gusinya
Cinta ditolak dukun Ngakak
Istri lihat suami asyik baca koran sore…” ENAK JD KORAN YAA…tiap sore DIPANDAANG.. .& DIPEGANGIIIIN TRSS…” Suami menjawab dgn cuek…”ANDAI KORAN INI ISTRIKU..TIAP SORE GANTI TERUS..
Guru : “Rokim,100×10 berapa ?” Rokim : “Serabi, pak” Guru : Seribu Rokim! Rokim : “Maaf pak, laper..”
Dibutuhkan jiwa yang besar bagi seorang laki-laki untuk menangis, tetapi dibutuhkan pria dengan badan yang lebih besar lagi jika ingin ngetawain pria yang sedang nangis.
Peringatan pemerintah : Hati2 THD smua ungkapan cinta dan rayuan lewat sms, karaa semuanya bohongan kecuali sms dari ku.
Aku gak Cinta UangMu Aku gak Cinta KetampananMu Aku gak Cinta KebaikanMu Aku gak Cinta KecerdasanMu Karena…… Aku Memang gak Cinta Kamu! :p
Nanti kalo naek sepeda,,kamu pegangan ama aku yaah…aku gak mau kamu jatuh. klo kamu jatuh. nanti aku disangka. buang sampah sembarangan!!
Berhati hatilah jika ingin membalas budi, karena belum tentu budi yang melakukannya.
saat kamu bersedih datanglah kepadaku karna aq jual tisue… beli 2 gratis 1 Hematlah air..Mandilah di bawah shower bersama kekasih kita.
Menurut penelitian terbaru oleh para ahli kedokteran, ternyata 100 % penyebab kematian seseorang adalah jantung, yaitu Jantungnya berhenti berdenyut.
Ingin mendapatkan Rp 50.000 perhari dari Coca Cola? caranya gampang, kumpulkan tutup botol Coca Cola, paku, dan sebilah kayu. Goyangkan diperempatan jalan sambil bernyanyi.
Ada 3 cinta yang tak akan pernah habis, 1. Cinta Tuhan kpd umatnya, 2. Cinta org tua kpd anaknya, 3. Cinta fitri
Kata teman ku, km orangnya baik, km pengertian, bijaksana, tidak sombong, rendah diri, km juga cantik, manis, seksi, pokoknya sempurna dehh…tapi itu kata teman ku buat aku bukan buat km. :p
Selama apaPun Engaku menunggu q, q tak kan berubah… karena q bukanlah Power Ranger.
Demikianlah artikel mengenai kumpulan kata kata gokil terbaru, semoga artikel ini dapat memberikan hiburan segara bagi para pembaca.[ki]
KECEWA 2
-Setiap aku paksakan bibir ini tersenyum, hatiku semakin perih dan sakit. .
-Kamu hanya berikan aku kesempatan untuk mengenalmu,bukan untuk memilikimu. .
-Aku tidak pernah ingin dikasihani olehmu. Bagiku kamu adalah orang yang harus melihat aku tegar, sabar dan ikhlas. .
-Aku hanya sedih setiap kali mengingat masalalu yang sebenarnya indah namun terlanjur kusam karna ulahmu. .
-Aku tak tau apa yang terjadi antara aku dan kau, yang ku tau pasti ku benci tuk mencintaimu. .
-Kadang kita harus menerima seseorang hanya bisa tinggal di hati kita,bukan di hidup kita. .
-Aku ternyata hanyalah mainan yang bisa kau mainkan di saat mainanmu yang lain telah rusak. .
-Suatu hari,kau akan terbangun dan menyadari betapa aku berarti bagimu.Disaat hari itu datang,aku mungkin sudah bersama orang lain. .
-Ku harus bisa tersenyum,karna orang tak akan tahu betapa hatiku terluka. .
-Aku tersadar bahwa hari itu adalah hari terakhir diriku bersamamu. Terakhir melihat senyuman indah di bibirmu. Terakhir pula aku bisa mengatakan "Aku Cinta Padamu". .
CINTA
# Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain,dan kamu masih bisa tersenyum,sambil berkata.
"AKU TURUT BAHAGIA UNTUKMU"
# CINTA tidak BUTA,dia hanya MEMAHAMI. .
# Cinta sejati adalah. .
"MERELAKAN SESEORANG YANG DI CINTAI PERGI,DEMI MENCINTAI ORANG LAIN"
# Cinta sejati tak akan terpisah karena jarak,. tak akan berubah karena waktu, dan tak akan hilang hanya karena amarah. .
"MY STATUS"
-terpuruk dalam lemah penantian. .
terjebak rasaku yang tak kunjung datang. .
haruskah kumelepas anganku yang lama terbuang. .
-mungkinkan engkau rasakan. .
sentuhan rasa yang sama denganku. .
-cinta itu perjuangan. .
bukan sekedar mulut manis kluarkan bualan. .
-cinat bukan masalah memiliki. .
cinta berani untuk pergi. .
atau d'tinggal pergi. .
-ternyata aku tak berarti tanpamu. .
-terjebak dalam khayalku dan hanyut dalam buaian asmara. .
smakin ku terlena,rnduku smakin tak terthan. .
-Pijar yang kau nyalakan. .
kni redup dlam genggaman. .
tak usah kau hrap lgi. .
karna ku takkan kembali. .
"HILANG"
-kini sudah tak ada lagi cinta yang akan membuatku sakit. .
rasa rindu yang selalu membuat luka. .
tak ada lagi. .
jangan pernah tanyakan cinta,karna cinta kini sudah tak ada. .
tertutup luka di saat dirimu pergi dengan nya. .
-kutakkan pernah kembali. .
walau pun kau bersujud di kakiku. .
dan darah menetes dari matamu. .
cintaku kini terasa membeku..
jauh dari mu lebih baik bagiku. .
-Slalu ingin slalu bersamamu. .
dan buat engkau tersenyum. .
namun tangis yang ku dapat. .
dan buat engkau tersenyum. .
namun tangis yang ku dapat. .
PATAH HATI
Semakin lama aku mencari kebahagiaan, semakin ku tersadar kalau aku memang tak bisa hidup tanpamu. .
Mencintai bukan berarti harus dicintai. .
Cintaku hilang. .
Kini ku sendiri lagi. .
Namun ku kan selalu tegar. .
Dan takkan pernah letih. .
Meski hati ini sangat terluka. .
Karena ku selalu mencintaimu. .
Kamu
tak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta,namun apabila sampai saatnya
itu, raihlah dengan kedua tanganmu, dan jangan biarkan dia pergi dengan
sejuta rasa tanda tanya di hatinya. .
Kisah
cinta tidak ada akhir yang membahagiakan, sebab cepat atau lambat cinta
itu tetap abadi hingga salah satu pihak akan berpulang lebih dulu,
meninggalkan orang lainnya dalam kepedihan dan dukacita. .
Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat. .
Kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi. Pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia .
Yang berlalu biarlah berlalu, karena bagaimanapun semua telah berakhir. Biarkan semuanya tenggelam bersama matahari. .
Bukan keinginanku tak bisa memilikimu, namun yakinlah bahwa kita tak bersama karena kita memang tak ditakdirkan untuk menyatu. .
Kicauan burung pagi ini seperti teriakan setan bagiku, setelah kau tidak lagi ada untukku. .
Membaca puisi adalah hobiku sampai aku disini berakhir tanpamu. .
Kesalahan yang membuat Anda sedih lebih baik daripada kebaikan yang membuat Anda congkak. .
Kadangkala kamu tidak menghargai. .
Orang yang mencintai kamu sepenuh hati. .
Sehinggalah kamu kehilangannya. .
Pada saat itu. .
Tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi. .
Penyair elok karena puisinya, engkau elok karena hatimu, namun ternyata aku yang hina ini tak pantas mendapatkan hati itu. .
Yang
kudapatkan dari mawar itu tenyata hanyalah durinya, namun sekarang duri
itu telah menjadi bunga yang indah untuk kumbang lain. .
SAHARA - Biarlah sepi
Sejenak aku pandangi. .
Batas cakrawala. .
Sang surya pun perlahan . .
Tinggalkan bayangan. .
Ada setangkup rasa. .
Yang akan tertinggal. .
Dan mungkin terus tertinggal . .
Jauh disana. .
Seakan aku terkunci. .
Tanpa dapat dan sempat bertanya. .
Biarlah sepi mengurung diri. .
Dalam seribu tanya yang ada. .
Biarlah saja serangga malam. .
Menjadi temanku. .
Hari-hari tetap sama. .
Tanpa ada yang berubah. .
Membuat diriku semakin. .
Kian tersudut. .
Walau telah ku coba. .
Tuk menepis semua. .
Namun yang ada hanya. .
Ruangan yang hampa. .
Seakan aku terkunci. .
Tanpa dapat dan sempat bertanya. .
Biarlah sepi Mengurung diri. .
Dalam seribu tanya yang ada. .
Biarkah saja Serangga malam. .
Senandungkan nada indah. .
Hingga ku terbiasa merasakan semua yang ada. .
Biarlah waktu yang kan bicara. .
"AKU BUKAN ?"
-Aku bukan pasta gigi, yang cuma kamu pake ngebersihin kotoran di hati kamu trus diludahin lagi begitu aja.
-Aku bukan Melinda yang bisa menerima cintamu hanya dalam satu malam.
-Aku bukan Bagindas yang akan bertahan satu cinta jika terus kamu khianati.
-Aku bukan handuk buat ngelap keringet. Begitu udah seger, tangan orang lain yang ngusap wajah kamu.
-Hati aku bukan sepatu baru anak SD. Tolong jangan diinjek-injek.
-Aku bukan Abdul & The Coffee Theory yang 1-2 minggu, 2-3 bulan sampe 4-5 tahun masih aja nungguin kamu.
-Aku bukan Wolverine atau Claire Bennet, yang tiap kau lukai bisa dengan cepat menyembuhkan diri.
-Aku bukan Dewi Purwati, yang tiap kamu kasih gopek lagi, gopek lagi langsung luluh dan mau diapain aja.
-Aku bukan IDP yang dicuekin kamu, mau. Dibohongin juga, mau. Dan bisa kamu hipnotis semaunya.
-Aku bukan Kristina yang rela jatuh bangun terus cuma demi kamu.
-Aku bukan sebatang korek api yang bisa kau bakar demi menghangatkanmu untuk bersama orang lain.
-Aku bukan keypad yang bisa begitu aja kamu singkirkan pas udah asyik sama touch screen.
-Aku bukan Audy; buat ketemu kamu gak bakal cukup cuma satu jam.
-Aku bukan pasta gigi, yang cuma kamu pake ngebersihin kotoran di hati kamu trus diludahin lagi begitu aja.
-Aku bukan cita-cita kamu yang bisa digantungin setinggi langit.
-Aku bukan plastik bulet2 kecil pembungkus elektronik, jangan kamu pletek-pletekin.
-Aku bukan hanya siap mencintaimu. Aku juga siap untuk disakiti lagi.
"KECEWA"
Saat kamu membiarkan orang yang menyayangimu menangis, mungkin kamu tengah membiarkan dirimu sendiri menangis karenanya disuatu hari nanti. .
Mungkin kamu tak kan pernah merasa, jika saat ini aku menangis dan kecewa karenamu. mungkin kamu puas dapat mempermainkan aku, tapi mungkin disaat kamu menyesal nanti, kamu tak kan pernah lagi mendapatkan cintaku, karena aku tak kan pernah berpaling lagi padamu. .
Aku bahagia melihatmu tersenyum, meski dalam hati sakit karena senyummu tak lagi untukku. .
Senyum terindah adalah ketika kita tersenyum saat hati tersakiti. .
Hati ini memang sakit saat kau kianati. .
Hati ini memang rapuh saat kau meninggalkanku. .
Namun hati ini berterima kasih kau telah mengenalkan arti dari patah hati. .
Belum pernah aku mengenal wanita seperti kamu. .
Belum pernah juga aku mencintai wanita seperti kamu. .
Dan belum pernah aku rasakan sakit hati karenamu. .
Aku hanya bisa terdiam melihatnya. .
Seakan pasrah dengan semua. .
Karna ku mencintai bukan aku yang di cintai. .
Semoga kau bahagia dengan luka ku ini. .
Semoga kau tenang dengan pederitaan hati ini. .
Penantianku hanya sia-sia. .
Lelah ku disini menanti harapan yang tak pasti. .
Kau tak mungkin bersamaku tapi aku tetap berharap padamu karna AKU CINTA KAMU. .
Jujur. .
Ku cinta dirimu. .
Tapi ku benci hadirmu. .
yang slalu runtuhkan teguhnya janjiku. .
Langganan:
Komentar (Atom)














